15 December 2007, 12:11
Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada William atas terbitnya buku PESAN DARI MURID UNTUK GURU..
Saya setuju dengan isi buku itu,, tapi saya tidak menyukai cara penyampaian yang terlalu menjurus ke arah SMU Bunda Hati Kudus..
Walau tidak terang-terangan menulis nama SMU Bunda Hati Kudus (di dalam buku tertulis SMU BElajar HArus suKA - red),, tapi saya rasa tidak perlu seorang jenius untuk mengerti sekolah yang dimaksud..
Yang ingin saya bahas di sini adalah apa alasan pembuatan buku ini??
Apakah buku ini dibuat berdasarkan kenyataan seluruh sekolah di Indonesia??
atau kah hanya pengalaman "buruk" di SMU Bunda Hati Kudus saja dan dijadikan patokan kegiatan pendidikan di Indonesia??
Apabila memang kenyataan seluruh sekolah di Indonesia,, mengapa di buku tersebut tertulis nama SMU BElajar HArus suKA,, yang notabene merupakan sebuah nama sindiran bagi SMU Bunda Hati Kudus??
akan lebih baik apabila nama sekolah tersebut diganti menjadi sekolah A atau B..
Tetapi kalau pengalaman "buruk" ini hanya atau baru diketahui terjadi di SMU Bunda Hati Kudus,, apakah perlu membuka aib sekolah sendiri kepada umum??
akan lebih baik apabila kita membuat temu wacana antara guru,, murid,, orang tua murid,, serta alumni dari SMU Bunda Hati Kudus,, dan membicarakan masalah ini secara baik-baik..
Karena menurut saya ada masalah yang tidak boleh diungkap ke khalayak umum..
Menurut hemat saya,, hal ini dapat berdampak bagi siapapun yang pernah berhubungan dengan SMU Bunda Hati Kudus,, termasuk saya sebagai alumni..
Bagaimana pandangan orang lain terhadap sekolah kita??
Apakah kita tidak malu,, masalah yang seharusnya hanya orang dalam yang tahu,, akhirnya semua orang pun tahu??
Namun setiap kontra pasti ada pro juga..
Saya akui pembuatan buku ini tidaklah mudah karena memerlukan keberanian ekstra dalam mengungkapkan kebenaran..
Banyak di antara kita yang hanya diam melihat ketidakadilan,, mungkin juga termasuk saya sendiri..
Tapi penulis yang sekarang masih berumur 17 tahun,, mampu mengungkapkannya dengan lugas dan tegas..
sungguh mengagumkan!!
Tanggapan ini diharapkan mampu membuat penulis buku PESAN DARI MURID UNTUK GURU mempertimbangkan masalah ini (atau yang menurut saya salah - red)..
Maafkan atas kelancangan saya,, apabila kata-kata saya terlalu menyakiti hati anda yang membaca tulisan saya ini..
Karena memang saya bukan siapa-siapa lagi di SMU Bunda Hati Kudus ini..
Namun ingat,, ini hanyalah sebuah tanggapan dari saya selaku alumni dari SMU Bunda Hati Kudus..
-aPhe_susucOklat-
alumni SMU BHK angkatan 33
Saya setuju dengan isi buku itu,, tapi saya tidak menyukai cara penyampaian yang terlalu menjurus ke arah SMU Bunda Hati Kudus..
Walau tidak terang-terangan menulis nama SMU Bunda Hati Kudus (di dalam buku tertulis SMU BElajar HArus suKA - red),, tapi saya rasa tidak perlu seorang jenius untuk mengerti sekolah yang dimaksud..
Yang ingin saya bahas di sini adalah apa alasan pembuatan buku ini??
Apakah buku ini dibuat berdasarkan kenyataan seluruh sekolah di Indonesia??
atau kah hanya pengalaman "buruk" di SMU Bunda Hati Kudus saja dan dijadikan patokan kegiatan pendidikan di Indonesia??
Apabila memang kenyataan seluruh sekolah di Indonesia,, mengapa di buku tersebut tertulis nama SMU BElajar HArus suKA,, yang notabene merupakan sebuah nama sindiran bagi SMU Bunda Hati Kudus??
akan lebih baik apabila nama sekolah tersebut diganti menjadi sekolah A atau B..
Tetapi kalau pengalaman "buruk" ini hanya atau baru diketahui terjadi di SMU Bunda Hati Kudus,, apakah perlu membuka aib sekolah sendiri kepada umum??
akan lebih baik apabila kita membuat temu wacana antara guru,, murid,, orang tua murid,, serta alumni dari SMU Bunda Hati Kudus,, dan membicarakan masalah ini secara baik-baik..
Karena menurut saya ada masalah yang tidak boleh diungkap ke khalayak umum..
Menurut hemat saya,, hal ini dapat berdampak bagi siapapun yang pernah berhubungan dengan SMU Bunda Hati Kudus,, termasuk saya sebagai alumni..
Bagaimana pandangan orang lain terhadap sekolah kita??
Apakah kita tidak malu,, masalah yang seharusnya hanya orang dalam yang tahu,, akhirnya semua orang pun tahu??
Namun setiap kontra pasti ada pro juga..
Saya akui pembuatan buku ini tidaklah mudah karena memerlukan keberanian ekstra dalam mengungkapkan kebenaran..
Banyak di antara kita yang hanya diam melihat ketidakadilan,, mungkin juga termasuk saya sendiri..
Tapi penulis yang sekarang masih berumur 17 tahun,, mampu mengungkapkannya dengan lugas dan tegas..
sungguh mengagumkan!!
Tanggapan ini diharapkan mampu membuat penulis buku PESAN DARI MURID UNTUK GURU mempertimbangkan masalah ini (atau yang menurut saya salah - red)..
Maafkan atas kelancangan saya,, apabila kata-kata saya terlalu menyakiti hati anda yang membaca tulisan saya ini..
Karena memang saya bukan siapa-siapa lagi di SMU Bunda Hati Kudus ini..
Namun ingat,, ini hanyalah sebuah tanggapan dari saya selaku alumni dari SMU Bunda Hati Kudus..
-aPhe_susucOklat-
alumni SMU BHK angkatan 33
Koq dari kemaren gue sempat ditanyain ama beberapa orang pernah buat buku ato ga ya?
Sekarang gue jadi penasaran ama isi bukunya... (_ _ !)

